SCROLL TO CONTINUE
Tokoh
Home » Bambang Supratomo Kembali Diangkat Jadi Dirut PDAM Loteng, Catatkan Prestasi Jadi TOP CEO BUMD 2023 dan 2026

Bambang Supratomo Kembali Diangkat Jadi Dirut PDAM Loteng, Catatkan Prestasi Jadi TOP CEO BUMD 2023 dan 2026

Lombok Tengah (Post Panatau) — Bambang Supratomo, S.IP., M.M. kembali dipercaya menjabat sebagai Direktur Utama PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah. Sementara Lalu Muh. Lutfi, S.E. kembali menduduki posisi Direktur Umum dan Keuangan. Keduanya kembali dipercaya memimpin perusahaan setelah masa jabatan direksi periode sebelumnya berakhir pada 3 September 2026.

Pengangkatan kembali Bambang dan Lutfi menjadi sorotan karena dilakukan setelah PDAM Lombok Tengah mencatat sejumlah capaian selama periode kepemimpinan 2021–2026.

Capaian tersebut antara lain terlihat dari peningkatan nilai kinerja berdasarkan audit BPKP, opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas laporan keuangan, hasil survei kepuasan pelanggan, penghargaan BUMD hingga kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bambang sebelumnya sempat menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama sekaligus merangkap Direktur Umum. Ia kemudian resmi diangkat sebagai Direktur Utama pada 2023 setelah melalui proses seleksi.

Salah satu indikator peningkatan kinerja perusahaan terlihat dari hasil audit kinerja BPKP selama lima tahun terakhir.

Jenderal Hadi Gunawan Terpilih Aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Demokrat NTB

Pada 2021, nilai kinerja PDAM Lombok Tengah tercatat 2,83. Angka tersebut meningkat menjadi 2,85 pada 2022, kemudian 2,91 pada 2023, 2,94 pada 2024 dan mencapai 3,03 pada 2025.

Selama periode tersebut, kinerja PDAM Lombok Tengah berada dalam kategori sehat dan menunjukkan tren peningkatan dari tahun ke tahun.

Tak hanya kinerja, laporan keuangan PDAM Lombok Tengah juga disebut memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik (KAP) selama lima tahun berturut-turut.

Dari sisi pelayanan, tingkat kepuasan masyarakat terhadap PDAM juga menunjukkan hasil positif. Survei yang dilakukan LPM Universitas Mataram pada 2022, Nusra Institute pada 2024 dan Matrik Data pada 2026 sama-sama memberikan predikat baik terhadap pelayanan PDAM Lombok Tengah.

Sejumlah penghargaan juga diraih perusahaan selama periode tersebut. Di antaranya Top BUMD Award Bintang 4 pada 2023, kemudian Top BUMD Award dan Top CEO BUMD 2026.

Marak Dugaan Kekerasan Seksual di Pondok, KOPRI PMII Loteng Desak Negara Hadir Lindungi Santri

Jajaran direksi juga memperoleh penghargaan Top Leadership dari Sky Media pada 2024 yang diselenggarakan di Hotel Truntum Bali.

Capaian lainnya adalah perubahan badan hukum PDAM menjadi Perumdan Air Minum melalui penyusunan Peraturan Daerah.

Transformasi kelembagaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola sekaligus mendorong kemandirian perusahaan.

Dalam tiga tahun terakhir, perusahaan disebut telah mencapai kondisi Full Cost Recovery (FCR) dan mulai memberikan kontribusi melalui setoran dividen kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah sebagai PAD.

Kondisi tersebut menjadi salah satu perubahan penting bagi perusahaan, mengingat sebelumnya PDAM Lombok Tengah belum mampu memberikan kontribusi dividen kepada daerah sejak perusahaan berdiri.

Selain mengejar kinerja keuangan, PDAM Lombok Tengah juga mengembangkan sejumlah inovasi pelayanan.

Perusahaan menyediakan call center dan media sosial sebagai kanal pengaduan dan informasi pelanggan. Digitalisasi peta jaringan melalui Geographic Information System (GIS) juga dikembangkan, disertai website sebagai pusat informasi dan pengaduan.

PDAM juga membentuk Satgas Ledeng yang disiagakan untuk menangani gangguan maupun keluhan pelanggan secara lebih cepat.

Untuk mempermudah pelanggan melakukan pembayaran, perusahaan memperluas kanal pembayaran melalui gerai Alfamart, Indomaret, e-commerce, PPOB hingga mobile banking.

Sementara untuk kelompok tertentu, PDAM memberikan kebijakan subsidi atau diskon pembayaran rekening air bagi rumah ibadah.

Program perusahaan juga menyasar aspek lingkungan dan sosial. Melalui program Orang Tua Asuh Pohon, pegawai didorong menanam sekaligus merawat pohon di kawasan sumber mata air.

Melalui program PDAM Peduli, perusahaan juga menjalankan berbagai kegiatan sosial, seperti bantuan sembako, distribusi air tangki saat kekeringan, bantuan sapi kurban di wilayah sumber mata air hingga program Sedekah Yatim Tersenyum.

Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, PDAM turut mengembangkan training center sebagai wadah peningkatan kapasitas dan kompetensi pegawai.

Sementara itu, seluruh sumber mata air yang dikelola perusahaan disebut telah memiliki izin Surat Izin Pengusahaan Air Tanah (SIPA).

Berbagai program tersebut dijalankan dengan mengusung nilai inti atau core value ASIK sebagai bagian dari budaya kerja perusahaan.

Dengan kembali dipercaya memimpin PDAM Lombok Tengah, Bambang Supratomo dan Lalu Muh. Lutfi kini menghadapi tantangan baru.

Bukan hanya mempertahankan capaian yang telah diraih selama periode 2021–2026, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas cakupan layanan serta meningkatkan kontribusi perusahaan terhadap PAD Lombok Tengah.

Pengangkatan kembali direksi tersebut pada akhirnya menjadi momentum untuk membuktikan apakah tren positif yang telah dibangun selama lima tahun sebelumnya mampu dipertahankan sekaligus ditingkatkan pada periode kepemimpinan berikutnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement